Skrining Anemia: Kapan Perlu Periksa Darah

Skrining Anemia: Kapan Perlu Periksa Darah

Anemia adalah kondisi rendahnya kadar hemoglobin (Hb) — protein di sel darah merah yang membawa oksigen. Indonesia memiliki prevalensi anemia tinggi terutama pada wanita usia subur (~32%) dan remaja putri.

Gejala umum: lemas tanpa sebab jelas, kulit/bibir pucat, jantung berdebar saat aktivitas ringan, sesak napas, sering pusing, kuku rapuh, tangan/kaki dingin, daya tahan tubuh menurun.

Penyebab tersering: defisiensi besi (paling umum di Indonesia), defisiensi vitamin B12 atau folat, perdarahan kronis (haid berat, ulkus), penyakit kronis, thalassemia (genetik).

Pemeriksaan: Darah Lengkap (Hb, hematokrit, MCV, MCH), feritin serum, kadar besi, vitamin B12, folat. Untuk thalassemia: elektroforesis Hb.

Cek dianjurkan: wanita usia subur tahunan, ibu hamil tiap trimester, anak SD/SMP, pria dengan gejala >2 minggu.